3 Langkah Efisien Kelola Gudang

UPFOS- Kelola Gudang

3 Langkah Efisien Kelola Gudang

Bagi para pemilik usaha yang khususnya bergerak di bidang retail, pemanfaatan serta pengelolaan sebuah gudang menjadi suatu hal yang harus diperhatikan.  

Fungsi utama sebuah gudang adalah sebagai tempat penyimpanan stok barang. Selain itu, terdapat kegiatan dan hal lain seperti penerimaan dan pengiriman barang, quality control, packing, dan juga perawatan produk yang dilakukan di dalamnya.  

Penting bagi pemilik usaha untuk memperhatikan seluruh kegiatan operasional di dalam gudang secara efisien karena dapat berdampak pada keuangan baik itu keuntungan maupun kerugian. Sehingga, perlu bagi pemilik bisnis untuk mengetahui dan merencanakan cara pengelolaan gudang yang baik.  

Ada 4 keuntungan dari mengelola gudang dengan efisien terhadap operasional bisnis sehari-hari: 

  • Mengurangi resiko human error saat bekerja di dalam gudang seperti pesanan customer tertukar karena salah picking lokasi stok barang. 
  • Mempermudah pemisahan produk kadaluarsa / rusak agar tidak tercampur dengan produk lainnya 
  • Meminimalisir terjadinya masalah deadstock. 
  • Menghemat biaya operasional yang berlebihan. 

1) Tata Letak Gudang  

Tata letak yang salah dari gudang dapat memiliki dampak negatif pada sebuah bisnis. Salah satunya seperti penurunan produktivitas, masalah pada kontrol stok barang, kesalahan dalam pengiriman hingga risiko keselamatan pekerja.  

Ketika membicarakan tata letak gudang, penting untuk memanfaatkan semua sudut gudang. Semua harus mudah diakses dan berada di lokasi yang tepat, tentu hal itu akan menjaga biaya operasional tetap rendah dan juga meningkatkan produktivitas gudang. 

Ada 3 jenis Layout Gudang yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan tata letak gudang: 

  • I-shaped Design: Digunakan untuk barang dengan volume tinggi/besar. Dalam desain ini juga memisahkan titik penerimaan dan pengiriman barang.  
  • U-shaped Design: Desain layout gudang U paling banyak digunakan oleh pelaku usaha karena paling mudah diterapkan.  
  • L-shaped Design: Digunakan untuk usaha yang membutuhkan space lebih banyak, namun trafik/aktivitas nya rendah.  

2) Flow pergerakan barang di gudang 

Tujuan mendefinisikan aliran dalam fasilitas gudang adalah untuk mengoptimalkan efisiensi arus barang melalui operasi atau kegiatan yang berbeda. 

Tahapan pergerakan barang di dalam gudang sebagai berikut: 

  • Penerimaan barang dan rotasi barang tersebut. 
  • Penyimpanan barang. 
  • Pergerakan barang dari tempat penyimpanan ke area pemilahan. 
  • Pemilihan barang termasuk pengepakan atau perakitan ulang. 
  • Pengeluaran atau pengiriman barang. 

Sebisa mungkin pergerakan barang harus mencapai gerakan berkelanjutan melalui suatu proses dan meminimalkan jarak perjalanan dari satu tahap ke tahap berikutnya.  

Ada 3 metode pengelolaan stok barang dalam gudang yang bisa diterapkan sesuai dengan kebutuhan; 

FIFO (first In, First Out) 

Barang pertama kali masuk ke gudang menjadi barang pertama yang akan keluar. Konsep ini diberlakukan di dalam sektor apapun. Contoh nya makanan, FMCG, ototmotif. 

FIFO Ini biasanya bertujuan agar barang-barang atau stok lama bisa segera meninggalkan gudang dan diganti oleh barang yang baru.  

Penerapan sistem ini sangat direkomendasikan di dalam dunia pergudangan. Namun pengelolaannya memang harus dilakukan oleh ahli. 

FEFO (First Expired, First Out) 

Barang yang yang paling mendekati masa kadaluarsa harus dikeluarkan pertama kali. Sedangkan barang yang masih jauh dari masa kadaluarsa disimpan sebagai stok.  

Biasanya sistem FEFO ini digunakan oleh gudang di perusahaan makanan. Para pekerja gudang akan terus melakukan rolling produk dari yang mulai terdahulu hingga yang baru. 

LIFO (Last In, First Out) 

Barang yang terakhir masuk, harus diprioritaskan untuk keluar dari gudang. Sistem ini biasamya hanya bersifat sementara, tergantung kondisi pasar.  

Contoh industri yang biasanya menggunakan metode ini adalah fashion. 

3) Warehouse Management System 

Ketika suatu perusahaan mulai tumbuh besar, transportasi dan penyimpanan barang menjadi lebih kompleks. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengelola operasi logistik dan memiliki supply chain management yang sempurna. 

Kebutuhan akan manajemen gudang juga akan meningkat. Maka dari itu sistem manajemen gudang akan sangat dibutuhkan untuk mengelola gudang dengan efisien.  

Manfaat menggunakan warehouse management system: 

  • Mudah mengatur lokasi penyimpanan 
  • Meningkatkan kinerja karyawan karena sudah tersistemasi) 
  • Mengurangi pengeluaran usaha 
  • Dapat meningkatkan pelayanan 

Tenang.. UPFOS bisa menjadi solusi untuk teman seller semua! 

Dengan UPFOS, melakukan aktivitas operasional dapat dipersingkat dengan menggunakan sistem yang sudah dirancang sedemikian rupa untuk menyederhanakan penjual online mengelola toko, pesanan, stok barang, gudang, hingga manajemen pelanggan cukup dengan satu sistem saja.   

UPFOS- Omnichannel

Mulai dari mana? Daftarkan saja tokomu dulu GRATIS di  go.upfos.com  

Bingung daftarnya? Cek cara daftar toko di sini.   

Baca artikel lainnya: 
– 5 Langkah Terbaik Menulis Deskripsi Produk di Marketplace
– 5 Cara Hadapi Keluhan Pelanggan
– Rahasia Mudah Buat e-Katalog untuk Produk