Pentingnya Call To Action Dalam Digital Marketing
Mau meningkatkan conversion rate di laman website? Sudah perhatikan Call To Action di akhir artikel atau landing page?
CTA sangat berperan penting untuk meningkatkan angka penjualan, memberikan penawaran spesial, meningkatkan jumlah pembaca atau pengunduh suatu konten, sampai membuat email list yang sangat banyak.
Call to action adalah bagian dari strategi pemasaran agar target pasar merespons dengan mengambil tindakan. Ini umum digunakan untuk memberi tahu pelanggan terkait apa yang harus dilakukan selanjutnya jika mereka tertarik dengan yang ditawarkan.
Tujuannya untuk menginstruksikan audiens tentang hal yang harus dilakukan selanjutnya, mendorong mereka untuk mengambil tindakan segera.
Berikut ini UPFOS akan membagikan trik untuk membuat CTA di laman website atau toko online kamu semakin efektif:
Pilihlah lokasi yang tepat
Tempatkan CTA di bagian atas, tengah, atau bawah landing page.
Manfaatkan sidebar, area bawah konten blog, ataupun pop-up windows untuk bisa memasang call to action yang menarik.
Namun, pastikan bahwa tempat tersebut bisa membuat traffic pengunjung lamanmu meningkat!
Gunakan Bahasa yang tepat
Pemilihan kata akan menentukan tingkat keberhasilan CTA. Gunakan teks yang mudah dimengerti dan secara jelas mampu mengarah pada target marketing atau hal yang kamu tawarkan.
Pakai bahasa yang sesuai dengan audiens dan sederhana, jika marketmu adalah usia 30-50 tahun, gunakan gaya bahasa semi formal dan hindari jargon.
Mereka lebih suka penjelasan singkat dan sederhana. Tapi balik lagi untuk akurasi mendalam, kamu harus melakukan riset sesuai produk yang kamu tawarkan.
Buat Desain yang eye-catching
Dukung CTA kamu dengan desain yang menarik dan selaras dengan tampilan website atau email.
Pilihlah warna, ukuran teks, dan jenis font yang mudah dibaca dan dikenal oleh para audiensmu. Pastikan mereka memperhatikan dan tertarik dengan CTA di lamanmu.
Sense of Urgency
Optimalkan hal satu ini untuk mendorong para audiens untuk mau mengklik CTA sesegera mungkin.
Sebagai contoh, tambahkan keterangan bahwa waktu target audiens terbatas atau stok produk terbatas. Secara psikologis, target audiens/market akan dipaksa untuk segera mengambil Tindakan.
Jika sudah menyiapkan CTA terbaik untuk target audiens, maka hal penting lainnya yang harus kamu lakukan adalah mengelola website/ e commerce kamu dari satu sistem yang disebut dengan omnichannel.
Hal ini akan mempermudahmu mengontrol stok barang maupun Customer Relationship Management (CRM). Tingkatkan pengalaman terbaik bagi pelanggan setiamu!
Baca juga: Customer Acquisition: 5 Cara Efektif Menarik Perhatian Customer
UPFOS

Sistem omnichannel untuk membantu mengelola semua toko dari website dan berbagai marketplace.
UPFOS yang sudah terhubung ke berbagai platform marketplace ternama di Indonesia, seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, BliBli, JD.ID, Bukalapak, TikTok Shop, Akulaku dan webstore Shopify.
UPFOS juga menyediakan fitur manajemen lengkap untuk membantu para pemilik bisnis online untuk mengelola pesanan, toko, produk, stok barang, hingga customer relations hanya dalam satu dasbor.
UPFOS bisa jadi solusi kamu yang ingin memulai berbisnis online.
one stop solution for you!
Mulai dari mana? Daftarkan saja tokomu dulu di go.upfos.com (GRATIS loh!)
Bingung daftarnya? Cek cara daftar toko di sini.